Tausiyah & Kajian

Adab Seorang Santri Terhadap Guru (Ta'dhim al-Mu'allim)

Adab Seorang Santri Terhadap Guru (Ta'dhim al-Mu'allim)

Dalam tradisi pesantren, adab terhadap guru adalah salah satu perkara yang sangat ditekankan. Para ulama salaf bahkan mendahulukan adab dibanding ilmu. Imam Malik rahimahullah berkata, "Belajarlah adab sebelum mempelajari ilmu."

Berikut beberapa adab seorang santri terhadap gurunya:

1. Merendahkan Diri (Tawadhu')
Santri hendaknya bersikap rendah hati di hadapan guru, tidak sombong dengan ilmu yang dimiliki, dan selalu merasa butuh terhadap bimbingan guru.

2. Mendengarkan dengan Seksama
Saat guru sedang menyampaikan pelajaran, santri wajib mendengarkan dengan penuh perhatian, tidak berbicara sendiri, dan tidak memotong pembicaraan guru.

3. Bertanya dengan Sopan
Jika ada hal yang belum dipahami, santri hendaknya bertanya dengan sopan dan tidak menguji guru dengan pertanyaan-pertanyaan yang sulit.

4. Menjaga Kehormatan Guru
Santri tidak boleh membicarakan kekurangan guru di belakangnya, dan harus membela kehormatan guru jika ada yang mencelanya.

5. Mengamalkan Ilmu
Bentuk penghormatan tertinggi seorang santri kepada gurunya adalah dengan mengamalkan ilmu yang telah diajarkan dan menyebarkannya kepada orang lain.

Semoga kita semua dimudahkan untuk mengamalkan adab-adab ini.

Komentar (0)

Tulis Komentar

Komentar muncul setelah disetujui admin.